0

Joint Venture, Koperasi dan Yayasan

TUGAS PENGANTAR BISNIS

BENTUK KEGIATAN BISNIS YANG BERKAITAN DENGAN JOINT VENTURE, KOPERASI, DAN YAYASAN

  

OLEH :

ARISTA SEFREEYENI

NIM :

833512351x

KELAS :

AKUNTANSI REGULER A 2012

FAKULTAS EKONOMI

AKUNTANSI

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

Badan usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Badan Usaha seringkali disamakan dengan perusahaan, walaupun pada kenyataannya berbeda. Perbedaan utamanya, Badan Usaha adalah lembaga sementara perusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itu mengelola faktor-faktor produksi.

Berikut adalah beberapa bentuk kegiatan bisnis yang berhubungan dengan badan usaha :

 1.    Joint Venture/Partnering

Joint venture adalah 2 atau lebih perusahaan yang membentuk partnership atau konsorsium secara temporer/sementara dengan tujuan memanfaatkan peluang. Ada beberapa bentuk joint venture, seperti :

–       Beberapa perusahaan yang membentuk organisasi terpisah dengan pembagian kepemilikan.

–       Cooperative arrangement dalam berbagai bidang, missal: kerjasama penelitian dang pengembangan, distribusi, lintas lisensi, lintas manufaktur, joint-bidding consortia.

Joint venture dan coorperative arrangement semakin banyak di gunakan karena ada beberapa manfaat yang bisa di peroleh oleh perusahaan, misalnya seperti :

–       Memungkinkan perusahaan akan dapat memperbaiki komunikasi dan networking.

–       Memungkinkan perusahaan beroperasi secara global.

–       Dapat meminimumkan resiko.

Menurut Kathryn Rudie Harrigan, menyimpulkan tren makin meningkatnya pemakaian joint venture terutama di sebabkan oleh beberapa factor:

–       Kelangkaan sumber daya dalam lingkungan bisnis global.

–       Semakin cepatnya perubahan teknologi

–       Meningkatnya kebutuhan modal

–       Semakin banyaknya pertanyaan, “joint venture dan coorperative arrangement mana yang lebih cocok?”

–       Semakin banyaknya pertanyaan tentang bagaimana memanage joint venture yang paling efektif.

Dalam pasar global terkait antara internet, joint venture, partnership, dan aliansi, hal-hal tersebut telah mampu membuktikan pertumbuhan perusahaan yang semakin efektif di bandingkan dengan merger dan akuisisi. Beberapa bentuk strategic patnering, meliputi :

–       Outsourching

–       Information sharing

–       Joint marketing

–       Join R & D

Ada banyak contoh aliansi strategic yang sukses, seperti Starbucks melakukan joint venture dengan President Coffee Cina untuk membuka ratusan jaringan Starbucks di Cina. Ingat Cina telah ribuan tahun di kenal sebagai Negara peminum teh, tapi Starbucks telah membangun selera orang Cina atas kopi.

Berikut alasan partnering sebagai alat strategi :

–       Globalisasi.

Contoh : Aqua berhasil memasuki pasar global setelah partner dengan Danone.

–       Teknologi. Melalui internet memungkinkan keterkaitan partner yang semakin luas. Internet telah membuka jalan dan melegitimasi perlunya aliansi sebagai alat untuk pertumbuhan perusahaan.

Walaupun banyak keberhasilan joint venture yang telah di uraikan, akan tetapi ada juga kelemahan joint venture, missal:

–       Manager yang harus berkolaborasi dalam joint venture operasi harian tidak terlibat dalam pembentukan joint venture.

–       Joint venture mungkin bermanfaat bagi perusahaan tetapi belum tentu bermanfaat bagi pelanggan.

–       Joint venture mungkin tidak di dukung seimbang dari setiap pihak yang berpartner, sehingga bermunculan problem baru.

–       Joint venture memungkinkan mulai timbiulnya persaingan antara 1 partner dengan lainnya.

2.    Koperasi

Pengertian koperasi menurut Undang-undang Nomor 25 tahun 1992 ialah bidang usaha yang beranggotakan orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.

Koperasi merupakan kumpulan orang dan bukan kumpulan modal. Koperasi harus betul-betul mengabdi kepada kepentingan perikemanusiaan semata-mata dan bukan kepada kebendaan. Kerjasama dalam koperasi didasarkan pada rasa persamaan derajat, dan kesadaran para anggotanya. Koperasi merupakan wadah demokrasi ekonomi dan sosial. Koperasi adalah milik bersama para anggota, pengurus maupun pengelola. Usaha tersebut diatur sesuai dengan keinginan para anggota melalui musyawarah rapat anggota.

Koperasi sebagai badan usaha dapat melakukan kegiatan usahanya sendiri dan dapat juga bekerja sama dengan badan usaha lain, seperti perusahaan swasta maupun perusahaan negara.

Kelebihan Koperasi Yaitu:

  • Prinsip pengelolaan bertujuan memupuk laba untuk kepentingan anggota. Misalnya koperasi pertanian mendirikan pabik pengilingan padi.
  • Anggota koperasi berperan sebagai konsumen dan produsen.
  • Dasar sukarela, orang terhimpun dalam koperasi atau masuk menjadi anggota dengan dasar sukarela.
  • Mengutamakan kepentingan Anggota.

Kekurangan Koperasi Yaitu:

  • Keterbatasan dibidang permodalan.
  • Daya saing lemah.
  • Rendahnya kesaran berkoperasi pada anggota.
  • Kemampuan tenaga professional dalam pengelolaan koperasi.

3.    Yayasan

Yayasan adalah badan hukum yang terdiri atas kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukkan dalam mencapai tujuan tertentu dibidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan yang tidak mempunyai anggota. Yayasan dapat mendirikan badan usaha yang kegiatannya sesuai dengan maksud dan tujuan yayasan.

Yayasan mempunyai tempat kedudukan dalam wilayah Negara Republik Indonesia. Kekayaan yayasan dapat diperoleh dari :

  • Sumbangan/ bantuan yang tidak mengikat
  • Wakaf
  • Hibah
  • Hibah Wasiat
  • Perolehan lain yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar (AD) dan atau peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kelebihan Yayasan adalah membantu masyarakat sosial dengan tidak mencari keuntungan.

Kekurangan Yayasan adalah terbatasnya dana- dana yang di perlukan.

 

Referensi :

  1. Modul 07. Managemen Stratejik, Alat Menjalankan Strategi Korporasi. Oleh Masruroh, SE.ME. Universitas Mercubuana. Jakarta 2008.
  2. http://penabulu.org/2011/09/pengertian-dan-tujuan-koperasi/
  3. http://bloguli.wordpress.com/2010/09/26/kelebihan-kekurangan-koperasi/
  4. http://qidal.wordpress.com/2012/01/09/332/
  5. http://denganinfo.blogspot.com/2011/10/kelebihan-dan-kelemahan-bentuk-bentuk.html
Advertisements
0

Contoh Artikel Reportase dan Wawancara

TUGAS REPORTASE & WAWANCARA KELOMPOK JURNALIS 2

KAMPUSZONE:

Mengenal Gedung Parkiran Utama UNJ

 IMG02350-20121025-1355

 

Hai pembaca setia… kali ini penulis bakal kupas abis tentang salah satu fasilitas kampus kita loh! Ya! Gedung Parkiran Utama UNJ yang belum lama ini telah di resmikan. Kenapa harus bahas fasilitas yang satu ini ya? Kenapa gak fasilitas yang lebih keren lainnya aja? Mau tau sebabnya?? Check this out!

Seperti yang sudah kita ketahui, kampus tercinta kita, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) adalah satu-satunya perguruan tinggi negeri yang terdapat di kota Jakarta, Indonesia. Berdiri pada tahun 1964 yang sebelumnya lebih kita kenal dengan sebutan IKIP Negeri Jakarta. UNJ juga termasuk dalam kategori perguruan tinggi negeri favorit loh! Universitas yang di Rektori oleh Bapak Prof Dr Bedjo Sujanto, MPd dan berlokasi di Jalan Rawamangun Muka, Pulogadung, Jakarta Timur ini tahun lalu telah mencapai hingga 37.000 orang peminat calon mahasiswa baru (sumber: http://www.antaranews.com). Wow, keren kan!

Di setiap universitas pasti memiliki fasilitas sarana dan prasarana. Untuk di UNJ sendiri fasilitas tersebut adalah laboraturium, workshop, studio, Bank (BNI dan Bukopin), poliklinik, kafetaria, gedung kemahasiswaan, wisma UNJ, gedung sarana olahraga, gedung serbaguna, pusat komputer dan internet, perpustakaan, dan juga gedung parkiran.  Mari bahas lebih lanjut tentang Gedung Parkiran Utama!

Gedung Parkiran yang terletak di setelah pintu masuk utama Universitas Negeri Jakarta, saat ini memiliki 6 lantai. Bapak Hasan Basri selaku Narasumber kali ini dan petugas gedung tersebut mengatakan bahwa sebetulnya pembangunan gedung ini belum selesai tapi sudah bisa digunakan sebagai alternatif dari masalah sempitnya ruas untuk pejalan kaki di dalam universitas.  Gedung ini memang dikhususkan untuk kendaraan motor.  Walaupun terdiri dari 6 lantai, tapi yang layak di gunakan hanya 4 lantai dengan kapasistas ±500 motor di setiap lantainya. Jadi bila di akumulasikan, total quota yang dapat di tampung oleh gedung ini berkisar ±2000 motor!

Gedung Parkiran ini beroperasi mulai dari jam 06.00 pagi hingga jam 21.00 malam, dengan biaya yang di kenakan Rp1000,- untuk setiap motornya. Oh iya! Gedung ini juga memiliki fasilitas penitipan helm dengan biaya Rp1000,- loh… wah, jadi dengan modal Rp2000,- saja, motor serta helm kita sudah aman. Menurut Bapak Hasan, keamanan di gedung ini dapat dipercaya, karena petugas yang bertugas menjaga di gedung ini kurang lebih ada 20 orang.

Ketika penulis bertanya tentang keefektifan penggunaan tanda atau karcis parkiran, Bapak Hasan, sosok yang sudah bekerja disini selama 4 tahun mengatakan bahwa lebih efektif menggunakan kertas/karcis yang sudah ada seperti sekarang ini, karena jika menggunakan kartu maka akan menambahkan beban untuk pembuatan kartu tersebut dan memberikan kerugian yang lumayan jika karcis dalam bentuk kartu tersebut hilang.

Nah, jika karcisnya hilang, konsekuensi yang telah di berikan adalah dengan membayar denda. Dan tentunya jika karcis tersebut hilang, kemungkinan motor kalian tidak bisa bisa keluar loh! Alias di tahan! Tapi itu tidak berlaku jika kalian membawa STNK asli motor kalian. Yang terakhir, tentang kekurangan dari gedung ini adalah pembangunan yang belum selesai sehingga mengakibatkan bangunan tampak kurang rapih dan kurang enak dilihat. Yup! Itu dia informasi-informasi yang kita dapat tentang Gedung Parkiran Utama UNJ, semoga makin berkembang dan berguna untuk kita semua ya!

 

Penulis : Arista Sefreeyeni

Akuntansi Reguler A 2012

Reportase dan Wawancara dilakukan tanggal 25 Oktober 2012

1

HAKIKAT MANUSIA DALAM ISLAM

HAKIKAT MANUSIA DALAM ISLAM

 

DISUSUN OLEH :

 

ARISTA SEFREEYENI

GHINA PUTRI

RIZA RAHMAYANTI

TITIEK ANISA

 

AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

TAHUN 2012

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT, atas limpahan rahmat, hidayat, dan anugerah-Nya kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas makalah ini dengan tepat waktu dan benar.

Selain untuk memenuhi nilai tugas semester, tujuan penulis membuat makalah ini adalah untuk menjelaskan tentang hakikat manusia dalam islam.

Penulis ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada orangtua penulis masing-masing atas bantuan dan dukungannya dalam mengerjakan makalah ini. Terima kasih juga kepada rekan-rekan lainnya yang tak mungkin penulis ucapkan satu per satu karena telah menghibur dan membangkitkan semangat penulis dalam menyelesaikan makalah ini.

Akhir kata, penulis berharap makalah ini bisa menambah pengetahuan dan menjelaskan pembaca tentang hakikat manusia dalam islam.

 

 

Jakarta, Oktober 2012

                                                                                                                                                                                 Tim Penulis

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Kehadiran manusia tidak terlepas dari asal usul kehidupan di alam semesta. Manusia hakihatnya adalah makhluk ciptaan Allah SWT. Pada diri manusia terdapat perpaduan antara sifat ketuhanan dan sifat kemakhlukan. Dalam pandangan Islam, sebagai makhluk ciptaan Allah SWT manusia memiliki tugas tertentu dalam menjalankan kehidupannya di dunia ini. Untuk menjalankan tugasnya manusia dikaruniakan akal dan pikiran oleh Allah SWT. Akal dan pikiran tersebut yang akan menuntun manusia dalam menjalankan perannya. Dalam hidup di dunia, manusia diberi tugas kekhalifaan, yaitu tugas kepemimpinan, wakil Allah di muka bumi, serta pengelolaan dan pemeliharaan alam.

 

1.2 RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang di atas timbul beberapa masalah, diantaranya:

  1. Apa pengertian  manusia dalam islam?
  2. Bagaimana penciptaan manusia dalam islam?
  3. Apa persamaan dan perbedaan manusia dengan makhluk lain?
  4. Apakah tujuan penciptaan manusia?
  5. Apa fungsi dan peranan manusia dalam islam?

 

1.3 TUJUAN

Berdasarkan rumusan masalah di atas, tujuan dari topic ini adalah:

  1. Menjelaskan perbedaan pandangan Al-quran dengan pendapat ulama islam tentang konsep manusia.
  2. Memahami tujuan penciptaan manusia.
  3. Menjelaskan hakikat manusia menurut pandangan islam.

 

 

1.4 METODE PENULISAN

Penulis memakai metode studi literatur dan kepustakaan dalam penulisan makalah ini. Referensi makalah ini bersumber tidak hanya dari buku, tetapi juga dari media media lain seperti perangkat media massa yang diambil dari internet.

 

1.5 SISTEMATIKA PENULISAN

Makalah ini disusun menjadi tiga bab, yaitu bab pendahuluan, bab pembahasan, dan bab penutup. Adapun bab pendahuluan terbagi atas : latar belakang, rumusan makalah, tujuan, metode penulisan, dan sistematika penulisan. Bab pembahasan berisi tentang perincian dari rumusan masalah. Bab penutup berisi kesimpulan.

 

BAB 2

PEMBAHASAN

HAKIKAT MANUSIA MENURUT ISLAM

Sesungguhnya manusia diciptakan oleh Allah SWT adalah makhluk paling sempurna dibandingkan dengan makhluk yang lainya, termasuk diantaranya Malaikat, Jin, Iblis, Binatang, dan lain-lainnya.

2.1       Pengertian manusia menurut para ahli

  • NICOLAUS D. & A. SUDIARJA

Manusia adalah bhineka, tetapi tunggal. Bhineka karena ia adalah jasmani dan rohani akan tetapi tunggal karena jasmani dan rohani merupakan satu barang

  • ABINENO J. I

Manusia adalah “tubuh yang berjiwa” dan bukan “jiwa abadi yang berada atau yang terbungkus dalam tubuh yang fana”

  • UPANISADS

Manusia adalah kombinasi dari unsur-unsur roh (atman), jiwa, pikiran, dan prana ataubadan fisik

  • I WAYAN WATRA

Manusia adalah mahluk yang dinamis dengan trias dinamikanya, yaitu cipta, rasa dan karsa

 

  • OMAR MOHAMMAD AL-TOUMY AL-SYAIBANY

Manusia adalah mahluk yang paling mulia, manusia adalah mahluk yang berfikir, dan manusia adalah mahluk yang memiliki 3 dimensi (badan, akal, dan ruh), manusia dalam pertumbuhannya dipengaruhi faktor keturunan dan lingkungan.

  • ERBE SENTANU

Manusia adalah mahluk sebaik-baiknya ciptaan-Nya. Bahkan bisa dikatakan bahwa manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan dengan mahluk yang lain

  • PAULA J. C & JANET W. K

Manusia adalah mahluk terbuka, bebas memilih makna dalam situasi, mengemban tanggung jawab atas keputusan yang hidup secara kontinu serta turut menyusun pola berhubungan dan unggul multidimensi dengan berbagai kemungkinanan.

Pengertian manusia menurut agama islam

Dalam Al-Quran manusia dipanggil dengan beberapa istilah, antara lain al-insaan, al-naas, al-abd, dan bani adam dan sebagainya. Al-insaan berarti suka, senang, jinak, ramah, atau makhluk yang sering lupa. Al-naas berarti manusia (jama’). Al-abd berarti manusia sebagai hamba Allah. Bani adam berarti anak-anak Adam karena berasal dari keturunan nabi Adam.

Namun dalam Al-Quran dan Al-Sunnah disebutkan bahwa manusia adalah makhluk yang paling mulia dan memiliki berbagai potensi serta memperoleh petunjuk kebenaran dalam menjalani kehidupan di dunia dan akhirat.

Allah selaku pencipta alam semesta dan manusia telah memberikan informasi lewat wahyu Al-quran dan realita faktual yang tampak pada diri manusia. Informasi itu diberi- Nya melalui ayat-ayat tersebar tidak bertumpuk pada satu ayat atau satu surat. Hal ini dilakukan-Nya agar manusia berusaha mencari, meneliti,memikirkan, dan menganalisanya. Tidak menerima mentah demikian saja. Untuk mampu memutuskannya, diperlukan suatu peneliti Alquran dan sunnah rasul secara analitis dan mendalam. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan penelitian laboratorium sebagai perbandingan, untuk merumuskan mana yang benar bersumber dari konsep awal dari Allah dan mana yang telah mendapat pengaruh lingkungan.

Hasil peneliti Alquran yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpuannya bahwa manusia terdiri dari unsur-unsur: jasad, ruh,  nafs, qalb, fikr, dan aqal.

 

A. Jasad

Jasad merupakan bentuk lahiriah manusia, yang dalam Alquran dinyatakan diciptakan dari tanah. Penciptaan dari tanah diungkapkan lebih lanjut melalui proses yang dimulai dari sari pati makanan, disimpan dalam tubuh sampai sebagiannya menjadi sperma atau ovum (sel telur), yang keluar dari tulang sulbi (laki-laki) dan tulang depan (saraib) perempuan (a-Thariq: 5-7). Sperma dan ovum bersatu dan tergantung dalam rahim kandungan seorang ibu (alaqah), kemudian menjadi yang dililiti daging dan kenpmudian diisi tulang dan dibalut lagi dengan daging. Setelahnia berumur 9 (sembilan) bulan, ia lahir ke bumi dengan dorongan suatu kekuatan ruh ibu, menjadikan ia seorang anak manusia.

Meskipun wujudnya suatu jasad yang berasal dari sari pati makanan, nilai-nilai kejiwaan untuk terbentuknya jasad ini harus diperhatikan. Untuk dapat mewujudkan sperma dan ovum berkualitas tinggi, baik dari segi materinya maupun nilainya, Alquran mengharapkan agar umat manusia selalu memakan makanan yang halalan thayyiban (Surat Al-baqarah: 168, Surat Al-maidah 88, dan surat Al-anfal 69). Halal bermakna suci dan berkualitas dari segi nilai Allah. Sedangkan kata thayyiban bermakna bermutu dan berkualitas dari segi materinya.

 

B. Ruh

Ruh adalah daya (sejenis makhluk/ciptaan) yang ditiupkan Allah kepada janin dalam kandungan (Surat Al-Hijr 29, Surat As-Sajadah 9, dan surat Shaad 27) ketika janin berumur 4 bulan 10 hari. Walaupun dalam istilah bahasa dikenal adanya istilah ruhani, kata ini lebih mengarah pada aspek kejiwaan, yang dalam istilah Al-Qur’an disebut nafs.

Dalam diri manusia, ruh berfungsi untuk :

1. Membawa dan menerima wahyu (Surat As-Syuara 193)

2. Menguatkan iman (Surat Al-Mujadalah 22)

Dari ayat ini dapat dipahami bahwa manusia pada dasarnya sudah siap menerima beban perintah-perintah Allah dan sebagai orang yang dibekali dengan ruh, seharusnya ia elalu meningkatkan keimanannya terhadap Allah. Hal itu berarti mereka yang tidak ada usaha untuk menganalisa wahyu Allah serta tidak pula ada usaha untuk menguatkan keimanannya setiap saat berarti dia mengkhianati ruh yang ada dalam dirinya.

 

C.Nafs

Para ahli menyatakan manusia itu pasti akan mati. Tetapi Al-Qur’an menginformasikan bahwa yang mati itu nafsnya. Hal ini diungkapkan pada Surat Al-Anbiya ayat 35 dan Surat Al-Ankabut ayat 57, Surat Ali-Imran ayat 185. Hadist menginformasikan bahwa ruh manusia menuju alam barzah sementara jasad mengalami proses pembusukan, menjelang ia bersenyawa kembali secara sempurna dengan tanah.

Alquran menjelaskan bahwa, nafs terdiri dari 3 jenis:

1. Nafs Al-amarah (Surat Yusuf ayat 53), ayat ini secara tegas memberikan pengertian bahwa nafs amarah itu mendorong ke arah kejahatan.

2. Nafs Al-lawwamah (Surat Al-Qiyamah ayat 1-3 dan ayat 20-21) dari penjelasan ayat tersebut terlihat bahwa yang dimaksud dengan nafs lawwamah ini adalah jiwa yang condong kepada dunia dan tak acuh dengan akhirat.

3. Nafs Al-Muthmainnah (Surat Al-Fajr ayat 27-30). Nafs muthmainnah ini adalah jiwa yang mengarah ke jalan Allah untuk mencari ketenangan dan kesenangan sehingga hidup berbahagia bersama Allah.

 

 

2.2       Penciptaan manusia

hal ini merupakan prinsip pertama dari perkembangan yang dapat dipahami dalam al-quran, ketika menyatakan bahwa allah maha pencipta. Dengan kata lain, kehidupan manusia memiliki pola dalam tahapan-tahapan tertentu yang termasuk tahapan dari perubahan samapi kematian.

(Q.S Nuh 13-14) menyatakan bahwa manusia diciptakan dan ditentukan untuk perkembangan dalam tahapan. Ayat ini dalam pengertian bahwa manusia diciptakan dari nutfah (tetesan), kemudian diubah menjadi alaqah (segumpal pendarahan), kemudian menjadi mudhgah (segumpal darah), dan seterusnya.

(Q.S al-insyqaq 19) dalam pengertian surat ini bahwa manusia tumbuh dari satu keadaan lain sedemikian rupa, menjadi kanak-kanak setelah bayi, menjadi tua setelah muda dan kuat.

Dalam surat al’mu’minun ayat 12-15Allah S.W.T berfirman ;

 

Artinya :

12. Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.13. Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).14. Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik.15. Kemudian, sesudah itu, Sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati.(QS. Al- Mu’minuun 23 : 12-15). “

 

Dari ayat diatas ini diketahui bahwa perkembangan embrio terjadi secara bertahap. Tahapan-tahapan yang digambarkan dua ayat ini sama persis dengan temuan ilmu pengetahuan modern. Secara global, pentahapan itu dapat dijelaskan sebagai berikut :

Sel telur yang belum dibuahi diproduksi oleh organ wanita dan diletakan pada semacam tabung yang disebut fallopian. Saat bersenggama, akan ada satu sperma laki-laki yang membuahi sel telur. Sel telur yang dibuahi akan bergerak ke rahim (uterus)dan menempel pada dinding rahim.

Ketika menempel di dinding rahim, embrio akan berkembang sekitar 3 bulan.Setelah itu, terjadi perkembangan janin selama kurang lebih 6 bulan pada masa persalinan.

Dalam surat assajadah  ayat 7-9 yang berbunyi:

الَّذِي أَحْسَنَ كُلَّ شَيْءٍ خَلَقَهُ ۖ وَبَدَأَ خَلْقَ الْإِنسَانِ مِن طِينٍ ﴿٧﴾ ثُمَّ جَعَلَ نَسْلَهُ مِن سُلَالَةٍ مِّن مَّاءٍ مَّهِينٍ ﴿٨﴾ ثُمَّ سَوَّاهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِن رُّوحِهِ ۖ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ ۚ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ ﴿٩﴾

Artinya : Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani). Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh)nya roh (ciptaan) -Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.(Q.S assajadah 7-9)

 

Dari ayat al-quran diatas, dapatlah ditarik kesimpulan bahwa manusia diciptakan oleh Allah dari tanah. Tanah yang diinjak-injak sehari-hari, tanah yang dijadikan tempat bercocok tanam,tanah yang kering dan yang basah, tanah yang dijadikan tempat hidup bagi cacing-cacing, tanah yang dijadikan sebagai bahan baku membuat genting,bata merah untuk membuat bangunan tempat tinggal, itulah bahan baku untuk kejadian seorang anak manusian dan tiap-tiap manusia tanpa terkecuali. Di mulai dari apa yang dimakan sehari-hari, misalnya nasi,gandum,jagung,sayur-mayur dan buah-buahan hingga daging, segala makanan yang dikonsumsi manusia itu tumbuh dan mengambil sari makanan dari tanah.

Di dalam segala makanan itu ada segala macam saringan yang ditakdirkan Allah atas alam. Di dalam makanan itu terdapat protein, karbohidrat, zat besi, berbagai macam vitamin dan zat-zat lain yang memang sangat diperlukan bagi keperluan tubuh manusia. Sehingga dengan makanan itu segala kebutuhan tubuh dapat tercukupi, makanan masuk ke dalam sisitem pencernaan, kemudian makanan ini menjadi dua bagian, yaitu sari makanan dan sisa makanan yang akhirnya dibuang oleh tubuh. Sedangkan sari makanan tadi diproses lebih lanjut sehingga sebagian menjadi darah, hormon, air susu, lemak dan lain-lainnya termasuk air mani( bagi laki-laki) yang tersimpan dalam tulang sulbi dan ovum ( sel telur) bagi perempuan  yang tersimpan dalam tulang dada. Dan dengan kehendak Allah maka pria dan wanita pun diciptakan untuk berpasang-pasangan karena dengan perpaduan gender mereka terciptalah suatu nutfah, sebagaimana dijelaskan oleh Allah S.W.T dalam firmannya :

 

(45)وَأَنَّهُ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنْثَى

 (46)مِنْ نُطْفَةٍ إِذَا تُمْنَى

Artinya : dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita. dari air mani, apabila dipancarkan (Q.S an-najm ayat 45-46)

 

Dan kehendak ilahi berpadulah satu dengan zat mani pada perempuan yang merupakan telur yang sangat kecil. Perpaduan keduanya itulah  yang dinamakan nutfah, kian lama kian besarlah nutfah itu, dalam empat puluh hari.

Dan dalam masa 40 hari mani yang telah berpadu, berangsur menjadi darah segumpal. Untuk melihat contoh peralihan berangsur kejadian itu, dapatlah kita memecahkan telur ayam yang sedang dierami induknya. Tempatnya aman dan terjamin, panas seimbang dengan dingin, di dalam rahim bunda kandung, itulah “qararin makin”, tempat yang terjamin dan terpelihara.

Lepas 40 hari dalam bentuk segumpal air mani berpadu dan bertukar rupa menjadi segumpal darah. Ketika ibu telah hamil setengah bukan. Penggeligaan itu sangat berpengaruh atas badan si ibu,pendingin,pemarah, berubah-ubah perangai, kadang-kadang tak enak makan. Dan setelah 40 hari berubah darah, dia berangsur membeku terus hingga jadi segumpal daging, membeku terus hingga berubah sifatnya menjadi tulang. Dikelilingi tulang itu masih ada persendian air yang kelaknya menjadi daging untuk menyelimuti tulang-tulang itu.

Mulanya hanya sekumpulan tulang, tetapi kian hari telah ada bentuk kepala, kaki dan tangan dan seluruh tulang-tulang dalam badan. Kian lama kian diselimuti oleh daging. Pada saat itu dianugrahkan kepadanya” ruh”, makanya bernafaslah dia. Dengan dihembuskan nafas pada sekumpulan tulang dan daging itu, berubahlah sifatnya. Itulah calon yang akan menjadi manusia. (Dudung Abdullah ; 1994 :3).

Dalam surat al-Hijr ayat 28-29 dijelaskan bahwa:

 

 

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِّن صَلْصَالٍ مِّنْ حَمَإٍ مَّسْنُونٍ ﴿٢٨﴾

فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِن رُّوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ ﴿٢٩﴾

      Artinya : Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan) Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud . (al-hijr(15);28-29).

 

Tentang ruh (ciptaan-Nya) yang ditiupkan ke dalam rahim wanita yang mengandung embrio yang terbentuk dari saripati (zat) tanah itu, hanya sedikit pengetahuan manusia, sedikitnya juga keterangan tentang makhluk ghaib itu diberikan tuhan dalam. Al-quran. “Dan (ingatlah), ketika tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “sesungguhnya aku akan menciptakan seorang manusia dari tenah liat kering yang berasal dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud (al-hajr(15);28-29). Yang dimaksud”dengan bersujud” dalam ayat ini bukanlah menyembah, tetapi memberi penghormatan.

Alquran tidak member penjelasan tentang sifat ruh. Tidak pula ada larangan di dalam al-quran intuk menyelidiki ruh yang gaib, sebab penyelikikan tentang ruh, mungkin berguna, mungkin pula tidak berguna, dalam hubungan dengan masalah ruh ini tuhan berfirman dalam surat al-isra:85

 

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ ۖ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي وَمَا أُوتِيتُم مِّنَ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا ﴿٨٥﴾

Artinya : Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit” (Q.S. Al-Isra:85).

Ayat-ayat diatas menunjukan bahwa manusia tumbuh dan berkembang mengikuti tahapan tertentu. Jika analisis, al-quran dan hadits secara umum membagi kehidupan manusia pertumbuhan dan perkebangan di dunia menjadi dua katagori besar, kelahiran dan pasca kelahiran. Al-quran juga menyatakan, sebagimana petikan (Q.S Al-hajj 5) bahwa periode perkelahiran telah ditentukan (biasanya 9 bulan dalam keadaan normal). Namun Al-quran juga menyebutkan bahwa ada kasus-kasus pengecualian dimana periode prakelahiran dihentikan, sebelum atau setelah waktu yang normal.

2.3       Persamaan dan perbedaan manusia dengan makluk lain

Manusia tidak berbeda dengan binatang dalam kaitan dengan fugsi tubuh dan fisiologisnya. Fungsi kebinatangan di temukan oleh naluri, pola-pola tingkah laku yang khas, yang pada gilirannya ditentukan oleh struktur susunan syaraf bawaan. Semakin tinggi tingkat perkembangan binatang, semakin fleksibel pola tindakannya. Pada primata (bangsa monyet) yang lebih tinggi dapat di temukan intelegensi, yaitu penggunaan pikiran guna mencapai tujuan yang diinginkan, sehinnag memungkinkan binatang melampaui pola kelakuan yang telah di gariskan secara naluri. Namun setinggi-tingginya perkembangan binatang, elemen-elemen dasar ekstensinya yang tertentu masih tetap sama.

Manusia pada hakikatnya sama saja dengan makhluk hidup lainnya, yaitu memiliki hasrat dan tujuan. Ia berjuang untuk meraih tujuannya dengan di dukung oleh pengetahuan dan kesadaran. Perbedaan di antara keduanya terletak pada dimensi pengtahuan, kesadaran, dan tingkat tujuan. Di sinilah letak kelebihan dan keunggulan yang di banding dengan makhluk lain.

Manusia sebagai salah satu makhluk yang hidup di muka bumi merupakan makhluk yang memiliki karakter yang paling unik. Manusia secara fisik tidak begitu berbeda dengan binatang, sehingga para pemikir menyamakan dengan binatang. Letak perbedaan yang paling utama antara manusia dengan makhluk yang lain adalah dalam kemampuannya melahirkan kebudayaan. Kebudayaan hanya manusia saja yang memilikinya, sedangkan binatang hanya memiliki kebiasaan-kebiasaan yang bersifat instinctif.

Di banding makhluk lainnya, manusia mempunyai kelebihan. Kelebihan itu membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Kelebihan menusia adalah kemampuan untuk bergerak di darat, di laut maupun di udara. Sedan binatang hanya mampu bergerak di ruang yang terbatas. Walaupun ada binatang yang dapat hidup di darat dan di air, namun tetap saja mempunyai kterbatasan dan tidak bisa melampaui manusia. Mengenai kelebihan manusia atau makhluk lain di i surat al-Isra ayat 70.

Di samping itu manusia memiliki akal dan hati sehingga dapat memahami ilmu yang diturunkan Allah, berupa al-Quran. Dengan ilmu manusia mampu berbudaya. Allah menciptakan manusia dalam keadaan sebaik-baiknya. Oleh karena itu ilmunya manusia di lebihkan dari makhluk lainnya.

Manusian memiliki karakter yang khas, bahkan di bandingkan makhluk lain yang paling mirip sekalipun. Kekhasan inilah yang menurut al-Quran menyebabkan adanya konsekuensi kemanusiaan di antaranya kesadaran, tanggung jawab, dan pembalasan. Diantara karakteristik manusia adalah:

  1. Aspek kreasi

Apapun yang ada pada tubuh manusia sudah di rakit dalam suatu tatanan yang terbaik dan sempurna. Hal ini bisa di bandingkan dengan makhluk lain dalam aspek penciptaannya. Mungkin banyak kesamaannya, tetapi tangan manusia lebih fungsional dari tangan sinpanse, demikian pula organ-organ lainnya.

2. Aspek ilmu

Hanya manusia yang punya kesempatan memahami lebih jauh hakekat alam semesta di sekelilingnya. Pengatahuan hewan hanya berbatas pasa naluri dasar yang tidak bisa di kembangkan melalui pendidikan dan pengajaran. Manusia menciptakan kebudayaan dan peradaban yang terus berkembang.

3. Aspek kehendak

Manusia memiliki kehendak yang menyebabkan bisa mengadakan pilihan dalam hidup. Makhluk lain hidup dalam suatu pola yang telah baku dan tak akan pernah berubah. Para malaikat yang mulia tak akan pernah menjadi makhluk yang sombong atau maksiat.

4.  Pengarahan akhlak

Manusia adalah makhluk yang dapat di bentuk akhlaknya. Ada manusia yang sebelulmnya baik, tetapi karena pengaruh lingkungan tertentu dapat menjadi penjahat. Demikian pula sebaliknya. Oleh karena itu lembaga pendidikan diperlukan untuk mengarahkan kehidupan generasi yang akan datang.

 

Jika manusia hidup dengan ilmu selain ilmu Allah, maka manusia tidak bermartabat lagi. Dalam keadaan demikian manusia disamakan dengan binatang. Seperti dalam surat al- Araaf, 129 dan at-Tin, 4.

 

2.4         Tujuan penciptaan manusia

Tujuan penciptaan manusia adalah untuk penyembahan Allah. Pengertian penyembahan kepada Allah tidak boleh diartikan secara sempit, dengan hanya membayangkan aspek ritual yang tercermin salam solat saja. Penyembahan berarti ketundukan manusia pada hukum Allah dalam menjalankan kehidupan di muka bumi, baik ibadah ritual yang menyangkut hubungan vertical (manusia dengan Tuhan) maupun ibadah sosial yang menyangkut horizontal ( manusia dengan alam semesta dan manusia).

Penyembahan manusia pada Allah lebih mencerminkan kebutuhan manusia terhadap terwujudnya sebuah kehidupan dengan tatanan yang adil dan baik. Oleh karena itu penyembahan harus dilakukan secara sukarela, karena Allah tidak membutuhkan sedikitpun pada manusia termasuk pada ritual-ritual penyembahannya. Dalam hal ini Allah berfirman:

Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyambah-Ku. Aku tidak menghendaki rezeki sedikitpun dari mereka dan aku tidak menghendaki  supaya mereka member aku makan. Sesungguhnya Allah, Dialah maha pemberi Rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh. (az-Zaariyaat, 51:56-58).

                        Dan mereka telah di perintahkan kecuali supaya mereka menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat dan degnan dekimikian itulah agama yang lurus. (Bayinnah, 98:5)

Penyembahan yang sempurna dari seseorang manusia akan menjadikan  dirinya sebagai khalifah Allah di muka bumi dalam mengelola kehidupan alam semesta. Keseimbangan alam dapat terjaga dengan hukum-hukum alam yang kokoh. Keseimbangan pada kehidupan manusia tidak sekedar akan menghancurkan bagian-bagian alam semesta yang lain, inilah tujuan penciptaan manusia di tengah-tengah alam.

 

2.5       Fungsi dan peranan manusia dalam islam

Berpedoman kepada QS Al Baqoroh 30-36, maka peran yang dilakukan adalah sebagai pelaku ajaran Allah dan sekaligus pelopor dalam membudayakan ajaran Allah. Untuk menjadi pelaku ajaran Allah, apalagi menjadi pelopor pembudayaan ajaran Allah, seseorang dituntut memulai dari diri dan keluarganya, baru setelah itu kepada orang lain.

Peran yang hendaknya dilakukan seorang khalifah sebagaimana yang telah ditetapkan Allah, diantaranya adalah :

  1. Belajar (surat An naml : 15-16 dan Al Mukmin :54) ; Belajar yang dinyatakan pada ayat pertama surat al Alaq adalah mempelajari ilmu Allah yaitu Al Qur’an.

 

2.            Mengajarkan ilmu (al Baqoroh : 31-39) ; Khalifah yang telah diajarkan ilmu Allah maka wajib untuk mengajarkannya kepada manusia lain.Yang dimaksud dengan ilmu Allah adalah Al Quran dan juga Al Bayan

3.            Membudayakan ilmu (al Mukmin : 35 ) ; Ilmu yang telah diketahui bukan hanya untuk disampaikan kepada orang lain melainkan dipergunakan untuk dirinya sendiri dahulu agar membudaya. Seperti apa yang telah dicontohkan oleh Nabi SAW.

 

Di dalam Al Qur’an disebutkan fungsi dan peranan yang diberikan Allah kepada manusia.
• Menjadi abdi Allah. Secara sederhana hal ini berarti hanya bersedia mengabdi kepada Allah dan tidak mau mengabdi kepada selain Allah termasuk tidak mengabdi kepada nafsu dan syahwat. Yang dimaksud dengan abdi adalah makhluk yang mau melaksanakan apapun perintah Allah meski terdapat resiko besar di dalam perintah Allah. Abdi juga tidak akan pernah membangkang terhadap Allah. Hal ini tercantum dalam QS Az Dzariyat : 56“Dan tidak Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembahKu”
• Menjadi saksi Allah. Sebelum lahir ke dunia ini, manusia bersaksi kepada Allah bahwa hanya Dialah Tuhannya.Yang demikian dilakukan agar mereka tidak ingkar di hari akhir nanti. Sehingga manusia sesuai fitrahnya adalah beriman kepada Allah tapi orang tuanya yang menjadikan manusia sebagai Nasrani atau beragama selain Islam. Hal ini tercantum dalam QS Al A’raf : 172
• “Dan (ingatlah), keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman):”Bukankah Aku ini Tuhanmu?”. Mereka menjawab:”Betul (Engkau Tuhan Kami),kami menjadi saksi”.(Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan:”Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini(keesaan Tuhan)”
• Khalifah Allah sebenarnya adalah perwakilan Allah untuk berbuat sesuai dengan misi yang telah ditentukan Allah sebelum manusia dilahirkan yaitu untuk memakmurkan bumi. Khalifah yang dimaksud Allah bukanlah suatu jabatan sebagai Raja atau Presiden tetapi yang dimaksud sebagai kholifah di sini adalah seorang pemimpin Islam yang mampu memakmurkan alam dengan syariah-syariah yang telah diajarkan Rosulullah kepada umat manusia. Dan manusia yang beriman sejatilah yang mampu memikul tanggung jawab ini. Karena kholifah adalah wali Allah yang mempusakai dunia ini.

 

Tanggung jawab manusia sebagai Hamba Allah

          Kewajiban manusia kepada khaliknya adalah bagian dari rangkaian hak dan kewajiban manusia dalam hidupnya sebagai suatu wujud dan yang maujud. Didalam hidupnya manusia tidak lepas dari adanya hubungan dan ketergantungan. Adanya hubungan ini menyebabkan adanya hak dan kewajiban. Hubungan manusia dengan allah adalah hubungan makhluk dengan khaliknya. Dalam masalah ketergantungan, hidup manusia selalu mempunyai ketergantungan kepada yang lain. Dan tumpuan serta ketergantungan adalah ketergantungan kepada yang maha kuasa, yang maha perkasa, yang maha bijaksana, yang maha sempurna, ialah allah rabbul’alamin, Allah Tuhan yang Maha Esa.

Kebahagian manusia di dunia dan akhirat, tergantung kepada izin dan ridho allah. Dan untuk itu Allah memberikan ketentuan-ketentuan agar manusia dapat mencapainya. Maka untuk mencapainya kebahagian dunia dan akhirat itu dengan sendirinya kita harus mengikuti ketentuan-ketentuan dari allah SWT. Apa yang telah kita terima dari allah SWT. Sungguh ak dapat dihitung dan tak dapat dinilai dengan materi banyaknya. Dan kalau kita mau menghitung-hitung nikmat dari Allah, kita tidak dapat menghitungnya, karena terlalu amat sangat banyaknya. Secara moral manusiawi manusia mempunyai kewajiban Allah sebagai khaliknya, yang telah memberi kenikmatan yang tak terhitung jumlahnya.

Jadi berdasarkan hadits AL-Lu’lu uwal kewajiban manusia kepada Allah pada garis besar besarnya ada 2 :

1) mentauhidkan-Nya yakni tidak memusyrik-Nya kepada sesuatu pun.

2) beribadat kepada-Nya

Orang yang demikian ini mempunyai hak untuk tidak disiksa oleh Allah, bahkan akan diberi pahala dengan pahala yang berlipat ganda, dengan sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat bahkan dengan ganda yang tak terduga banyaknya oleh manusia. Dalam al-quran kewajiban ini diformulasikan dengan :

1) iman.

2) amal saleh

Beriman dan beramal saleh itu dalam istilah lain disebut takwa. Dalam ayat (Q.S al-baqorah ayat 177) iman dan amal saleh, yang disebut takwa dengan perincian :

1) iman kepada Allah : kepada hari akhir, kepada malaikat-malaikat, kepada kitab-kitab, dan kepada nabi-nabi.

2) amal saleh :

a. Kepada sesama manusia : dengan memberikan harta yang juga senang terhadap harta itu, kepada kerabatnya kepada anak-anak yatim kepada orang-orang miskin kepada musafir yang membutuhkan pertolongan (ibnu sabil)

b. Kepada Allah : menegakan / mendirikan shalat, menunaikan zakat

c. Kepada diri sendiri : menempati janji apabila ia berjanji, sabar delam kesempitan, penderitaan dan peperangan.

Kesemuanya itu adalah dalam rangka ibadah kepada allah memenuhi manusia terhadap khalik.

 

Tanggung jawab manusia sebagai khalifah Allah

Sebagai makhluk Allah, manusia mendapat amanat yang harus di pertanggung jawabkan di hadapan-Nya. Tugas hidup yang di pikul manusia di muka bumi adalah tugas kekhalifahan, yaitu tugas kepemimpinan; wakil Allah di muka bumi untuk mengelola dan memelihara alam.

Khalifah berarti wakil atau pengganti yang memegang kekuasaan. Manusia menjadi khalifah, berarti manusia memperoleh mandate Tuhan untuk mewujudkan kemakmuran di muka bumi.

Kekuasaan yang di berikan kepada manusia bersifat kreatif, yang memungkinkan dirinya m,engolah dan mendayagunakanvapa yang ada di muka bumi untuk kepentingan hidupnya sesuai dengan ketentuan yang di tetapkan oleh Allah. Agar manusia bisa menjalankan kekhalifahannya dengan baik, Allah telah mengajarkan kepadanya kebenaran dalam segala ciptaan-Nya dan melalui pemahaman serta penguasaan terhadap hukum-hukum yang terkandung dalam ciptaan-Nya, manusia bisa menyusun konsep-konsep serta melakukan rekayasa membentuk wujud baru dalam alam kebudayaan.

Dua peran yang di pegang manusia di muka bumi. Sebagai khalifah dan ‘abd merupakan perpaduan tugas dan tanggung jawab yang melahirkan dinamika hidup,  yang sarat dengan kreatifitas dan amaliah yang selalu berpihak pada nilai-nilai kebenaran. Oleh karena itu hidup seorang muslim akan di penuhi dengan amaliah, kerja keras yang tiada henti, sebab bekerja bagi seorang muslim adalah membentuk satu amal shaleh. Kedudukan manusia di muka bumi sebagai khalifah dan sebagai makhluk Allah, bukanlah dula hal yang bertentangan melainkan suatu kesatuan yang padu dan tidak terpisahkan. Kekhalifaan adalah ralisasi dari pengabdiannya kepada Allah yang menciptakannya.

Dua sisi tugas dan tanggung jawab ini tertata dalam diri setiap muslim sedemikian rupa. Apabila terjadi ketidakseimbangan, maka akan lahir sifat-sifat tertentu yang menyebabkan derajat manusia meluncur jatuh ke tingkat yang paling rendah, seprti firman Allah dalam surat ath-Thin:4.

Dengan demikian, manusia sebagai khalifah Allah merupakan satu kesatuan yang menyampurnakan nilai kemanusiaan yang memiliki kebebasan berkreasi dan sekaligus menghadapkannya pada tuntutan kodrat yang menempatkan posisinya pada ketrbatasan.

Perwujudan kualitas keinsanian manusia tidak terlepas dari konteks sosial budaya, atau dengan kata lain kekhalifaan manusia pada dasarnya diterapkan pada konteks indvisu dan sosial yang berporos pada Allah, seperti firman Allah dalam Muthathohirin:112.

BAB 3

PENUTUP

3.1 KESIMPULAN

Berdasarkan berbagai aspek yang telah kami bahas, maka kami dapat menyimpulkan bahwa hakekat manusia dalam pandangan islam yaitu sebagai khalifah di bumi ini. Yang mampu merubah bumi ini kearah yang lebih baik. Hal yang menjadikan manusia sebagai khalifah adalah karena manusia memiliki kelebihan yang tidak dimiliki makhluk lainnya, seperti akal dan perasaan. Selain itu manusia diciptakan Allah dalam bentuk yang paling baik, ciptaan Allah yang paling sempurna.

Daftar pustaka 

Djatnika, Rachmat. 1996. Sistem Ethika Islam. Jakarta: pustaka panjimas.

Hasan, Aliah B purwakania . 2006 . Psikologi Perkembangan Islam . Jakarta: Rajagrafindo persada.

Husnan, Djaelan, dkk. 2009. Islam Integral Membangun Kepribadian Islami. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.

Rachmat, Noor. 2009. Islam dan Pembentukan Akhlak Mulia. Depok: Ulinnuha press.

http://carapedia.com/pengertian_definisi_manusia_menurut_para_ahli_info508.html

http://limubermanfaat.blogspot.com/2011/01/fungsi-dan-peran-manusia.html

http://monggominarak.blogspot.com/2011/12/proses-kejadian-manusia-dalam.html

http://www.scribd.com/doc/48595986/6/Tanggung-Jawab-Manusia-sebagai-Hamba-dan-Khalifah-Allah

0

GOVERNING ORGANIZATION FOR ACCOUNTING PROFESSION

GOVERNING ORGANIZATION FOR ACCOUNTING PROFESSION
 

Created by :

  • Arista Sefreeyeni                     833512351x
  • Ghina Putri                              833512348x
  • Nurhayati                                833512350x
  • Titiek Anisa Noverlia                833512348x

Class : S1Akuntansi Reguler A

FAKULTAS EKONOMI

AKUNTANSI

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

JL. RAWAMANGUN MUKA, JAKARTA 13220

Telp. 021-4721227 Faks. 021-4706285

http://www.feunj.ac.id

GOVERNING ORGANIZATION FOR ACCOUNTING PROFESSION

 A.    IKATAN AKUNTAN INDONESIA ( IAI )

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI, Indonesian Institute of Accountants) adalah organisasi profesi akuntan di Indonesia. Kantor sekretariatnya terletak di Graha Akuntan, Menteng, Jakarta.
Pada waktu Indonesia merdeka, hanya ada satu orang akuntan pribumi, yaitu Prof. Dr. Abutari, sedangkan Prof. Soemardjo lulus pendidikan akuntan di negeri Belanda pada tahun 1956. Akuntan-akuntan Indonesia pertama lulusan dalam negeri adalah Basuki Siddharta, Hendra Darmawan, Tan Tong Djoe, dan Go Tie Siem, mereka lulus pertengahan tahun 1957. Keempat akuntan ini bersama dengan Prof. Soemardjo mengambil prakarsa mendirikan perkumpulan akuntan untuk bangsa Indonesia.

Hari Kamis, 17 Oktober 1957, kelima akuntan tadi mengadakan pertemuan di aula Universitas Indonesia (UI) dan bersepakat untuk mendirikan perkumpulan akuntan Indonesia. Karena pertemuan tersebut tidak dihadiri oleh semua akuntan yang ada maka diputuskan membentuk Panitia Persiapan Pendirian Perkumpulan Akuntan Indonesia. Panitia diminta menghubungi akuntan lainnya untuk menanyakan pendapat mereka. Dalam Panitia itu Prof. Soemardjo duduk sebagai ketua, Go Tie Siem sebagai penulis, Basuki Siddharta sebagai bendahara sedangkan Hendra Darmawan dan Tan Tong Djoe sebagai komisaris.

Surat yang dikirimkan Panitia kepada 6 akuntan lainnya memperoleh jawaban setuju. Perkumpulan yang akhirnya diberi nama Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) akhirnya berdiri pada 23 Desember 1957, yaitu pada pertemuan ketiga yang diadakan di aula UI pada pukul 19.30.

Susunan pengurus pertama terdiri dari:
• Ketua: Prof. Dr. Soemardjo Tjitrosidojo
• Panitera: Drs. Mr. Go Tie Siem
• Bendahara: Drs. Sie Bing Tat (Basuki Siddharta)
• Komisaris: Dr. Tan Tong Djoe
• Komisaris: Drs. Oey Kwie Tek (Hendra Darmawan)
Keenam akuntan lainnya sebagai pendiri IAI adalah
• Prof. Dr. Abutari
• Tio Po Tjiang
• Tan Eng Oen
• Tang Siu Tjhan
• Liem Kwie Liang
• The Tik Him

Ketika itu, tujuan IAI adalah:
1. Membimbing perkembangan akuntansi serta mempertinggi mutu pendidikan akuntan.
2. Mempertinggi mutu pekerjaan akuntan.

Sekarang IAI telah mengalami perkembangan yang sangat luas. Hal ini merupakan perkembangan yang wajar karena profesi akuntan tidak dapat dipisahkan dari dunia usaha yang mengalami perkembangan pesat. Salah satu bentuk perkembangan tersebut adalah meluasnya orientasi kegiatan profesi, tidak lagi semata-mata di bidang pendidikan akuntansi dan mutu pekerjaan akuntan, tetapi juga upaya-upaya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan peran dalam perumusan kebijakan publik.

Anggota individu terdiri dari anggota biasa, anggota luar biasa, dan anggota kehormatan. Anggota biasa adalah pemegang gelar akuntan atau sebutan akuntan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia dan pemegang sertifikat profesi akuntan yang diakui oleh IAI. Anggota luar biasa adalah sarjana ekonomi jurusan akuntansi atau yang serupa sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku yang terkait dengan profesi akuntan. Sedangkan anggota kehormatan adalah warga negara Indonesia yang telah berjasa bagi perkembangan profesi akuntan di Indonesia. Pada saat didirikannya, hanya ada 11 akuntan yang menjadi anggota IAI, yaitu para pendirinya. Dari waktu ke waktu anggota IAI terus bertambah. Para akuntan yang menjadi anggota IAI tersebar diseluruh Indonesia dan menduduki berbagai posisi strategis baik dilingkungan pemerintah maupun swasta.

Sebagaimana keputusan Kongres Luar Biasa IAI pada bulan Mei 2007, selain keanggotaan perorangan IAI juga memiliki keanggotaan berupa Asosiasi, dan pada saat ini IAI telah memiliki satu anggota Asosiasi yaitu Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), yang sebelumnya tergabung dalam IAI sebagai Kompartemen Akuntan Publik. Perusahaan pengguna jasa profesi akuntan sebagai corporate member. IAI juga membuka keanggotaan selain para akuntan, yaitu para mahasiswa akuntansi yang tergabung dalam junior member. Kegiatan IAI antara lain:
• Penyusunan Standar Akuntansi Keuangan
• Penyelenggaraan Ujian Sertifikasi Akuntan Manajemen (Certified Professional Management Accountant)
• Penyelenggaraan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL)

Pada skala internasional, IAI aktif dalam keanggotaan International Federation of Accountants (IFAC) sejak tahun 1997. Di tingkat ASEAN IAI menjadi anggota pendiri ASEAN Federation of Accountants (AFA). Keaktifan IAI di AFA pada periode 2006-2007 semakin penting dengan terpilihnya IAI menjadi Presiden dan Sekjen AFA. Selain kerjasama yang bersifat multilateral, kerjasama yang bersifat bilateral juga telah dijalin oleh IAI diantaranya dengan Malaysian Institute of Accountants (MIA) dan Certified Public Accountant (CPA)

http://jimmy-januar.blogspot.com/2010/11/organisasi-resmi-akuntansi-indonesia.htm

 

B. FASB

Sejak tahun 1973, Dewan Standar Akuntansi Keuangan (FASB) telah menjadi organisasi yang ditunjuk di sektor swasta untuk menetapkan standar akuntansi keuangan yang mengatur penyusunan laporan keuangan oleh entitas nonpemerintah. Standar tersebut secara resmi diakui sebagai otoritatif oleh Securities and Exchange Commission (SEC) (Pelaporan Keuangan No Rilis 1, Pasal 101, dan menegaskan kembali pada tahun 2003 bulan April Pernyataan Kebijakan) dan American Institute of Certified Public Accountants (Peraturan 203, Aturan Perilaku Profesional, sebagaimana telah diubah Mei 1973 dan Mei 1979). Standar tersebut penting untuk fungsi efisien dari ekonomi karena keputusan tentang alokasi sumber daya sangat bergantung pada kredibel, ringkas, dan informasi keuangan yang dimengerti.

SEC memiliki kewenangan hukum untuk menetapkan standar akuntansi dan pelaporan keuangan untuk perusahaan publik berdasarkan Securities Exchange Act of 1934. Sepanjang sejarahnya, bagaimanapun, kebijakan Komisi telah bergantung pada sektor swasta telah menunjukkan kemampuan untuk memenuhi tanggung jawab pada kepentingan umum.

Misi dari Dewan Standar Akuntansi Keuangan (FASB)

Misi dari FASB adalah untuk membangun dan meningkatkan standar akuntansi keuangan dan pelaporan keuangan yang mendorong pelaporan oleh entitas nonpemerintah yang memberikan keputusan-informasi yang berguna bagi investor dan pengguna lain dari laporan keuangan. Bahwa misi dicapai melalui proses yang komprehensif dan independen yang mendorong partisipasi yang luas, obyektif menganggap semua pandangan pemangku kepentingan, dan tunduk pada pengawasan oleh Financial Accounting Foundation’s Board of Trustees.

Struktur Independen :

FASB merupakan bagian dari struktur yang independen dari semua organisasi bisnis dan profesional lainnya. Struktur termasuk Financial Accounting Foundation (Foundation), FASB, Financial Accounting Standards Advisory Council (FASAC),  Govermental Accounting Standard Board (GASB), dan Govermental Accounting Standard Advisory Council (GASAC).

Financial Accounting Foundation  (FAF)

Yayasan ini adalah yayasan mandiri pada sektor organisasi swasta yang bertanggung jawab atas pengawasan, administrasi, dan keuangan dari FASB, GaSb, dan dewan penasehat mereka FASAC dan GASAC. Tugas utama Yayasan ini termasuk melindungi independensi dan integritas proses penetapan standar dan menunjuk anggota FASB, GaSb, FASAC, dan GASAC. Website Yayasan meliputi deskripsi lengkap Yayasan, memberikan daftar dan informasi latar belakang tentang anggota Dewan Pengawas, dan menyediakan informasi yang berguna lainnya.

 

Dewan Standar Akuntansi Keuangan

Pada tahun 1973, Yayasan mendirikan FASB untuk membangun dan meningkatkan standar akuntansi keuangan dan pelaporan untuk entitas nonpemerintah. Konsisten dengan misi itu, FASB mempertahankan FASB Standar Akuntansi CodificationTM (Standar Akuntansi Kodifikasi) yang merupakan sumber otoritatif standar akuntansi dan pelaporan, selain yang dikeluarkan oleh SEC, diakui oleh FASB yang akan diterapkan oleh entitas nonpemerintah.

Standar Akuntansi Keuangan Advisory Council (FASAC)

Fungsi utama dari FASAC adalah untuk memberikan saran kepada FASB pada masalah teknis dalam agenda Dewan, agenda yang mungkin baru, prioritas proyek, hal-hal prosedural yang mungkin membutuhkan perhatian dari FASB, dan hal-hal lain yang mungkin diminta oleh FASB atau ketuanya . Saat ini, Dewan memiliki lebih dari 30 anggota yang mewakili penampang yang luas dari konstituen FASB.

 

Dewan Standar Akuntansi Pemerintahan ( GASB, Govermental Accounting Standards Board )

Pada tahun 1984, Yayasan mendirikan GaSb untuk menetapkan standar akuntansi keuangan dan pelaporan untuk unit pemerintah negara bagian dan lokal. Seperti dengan FASB, Yayasan bertanggung jawab untuk memilih anggotanya, memastikan dana yang memadai, dan melatih kepengawasan umum.

Govermental Accounting Standards  Advisory Council (GASAC)

GASAC memiliki tanggung jawab untuk memberikan saran kepada GaSb pada masalah teknis dalam agenda Dewan, prioritas proyek, dan berbagai hal yang mungkin membutuhkan perhatian GaSb, dan hal-hal lain yang memungkinkan dapat diberikan oleh GaSb atau pemimpinnya.

Sumber : http://www.fasb.org/facts/

 

C.   IFRS Foundation

Standard Pelaporan Keuangan Internasional , atau IFRS Foundation, adalah sebuah organisasi nirlaba akuntansi. Tujuan utamanya mencakup pengembangan dan promosi dari Standar Pelaporan Keuangan Internasional (SAK) melalui pengawasan Dewan Standar Akuntansi Internasional (IASB)

Yayasan ini sebelumnya bernama Komite Standar Akuntansi Internasional (IASC) sampai penggantian nama pada tanggal 1 Juli 2010, dan sebagai tahun 2012 diatur oleh 22 dewan pengawas yang terpercaya .

Yayasan IFRS menetapkan SAK dan interpretasi mereka, yang meliputi:

* Standar Pelaporan Keuangan Internasional (SAK);
* Standar Akuntansi Internasional (IASS);
* Standar Internasional Pelaporan Interpretasi (IFRICs) Keuangan, dan
* the Standing Interpretation Committee interpretations (SICs).

Dari jumlah tersebut, para IASS dan SICs adalah standar yang sebelumnya dikembangkan dan diinterpretasi yang telah diadopsi oleh IASB dan IFRS Komite Interpretasi masing . IFRS adalah SAK yang dikembangkan dan diterbitkan oleh IASB, 15-anggota penetapan standar yayasan IFRS, sedangkan IFRICs disediakan oleh Komite Interpretasi IFRS

Melalui IASB, Yayasan IFRS juga menetapkan IFRS untuk entitas kecil dan menengah (UKM) untuk lebih memenuhi kebutuhan UKM dan meringankan beban yang dikenakan pada mereka oleh SAK penuh Pada diskusi tahun 2012 yang disponsori oleh American Institute of Certified Public Accountant dan Institute of Chartered Accountants of Scotland, Sir David Tweedie mengatakan bahwa IFRS untuk UKM “telah sukses menolong”  70 juta bisnis yang menggunakannya secara global, meskipun panelis lainnya menyatakan keraguan tentang kemampuan untuk memecahkan masalah di daerah tertentu.

Yayasan IFRS juga mengembangkan dan mempertahankan Taksonomi IFRS, yang merupakan representasi dari SAK dalam Pelaporan Bisnis Bahasa eXtensible (XBRL), melalui tim XBRL nya. Tim ini didukung oleh XBRL Dewan Pertimbangan dan Tim Kualitas XBRL Ulasan, yang masing-masing memberikan saran strategis dan ulasan taksonomi dikembangkan .  Selain itu., Tahun 2012 yayasan mengeluarkan seruan untuk peserta industri dalam sebuah proyek untuk mengembangkan “Konsep umum paktik industri “untuk taksonomi.

XBRL menyediakan “format umum elektronik untuk bisnis dan pelaporan keuangan”, yang akan memberikan kontribusi untuk konvergensi standar akuntansi global terhadap IFRS,  direktur kegiatan XBRL di Yayasan IFRS, Olivier Servais, berharap bahwa ” setiap orang akan menggunakannya “di masa depan.  Pada Maret 2012, Taksonomi IFRS memiliki” jauh lebih sedikit “tag dibandingkan GAAP taksonomi, dan Komisi Keamanan dan Pertukaran belum menyetujui Taksonomi IFRS untuk digunakan dalam pengajuan XBRL di Amerika negara.

Sumber: http://www.ifrs.org/Pages/default.aspx

http://en.wikipedia.org/wiki/IFRS_Foundation

 

D.    IAPI

Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) : 24 Mei 2007

Setelah hampir 50 tahun sejak berdirinya perkumpulan akuntan Indonesia, tepatnya pada tanggal 24 Mei 2007 berdirilah Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) sebagai organisasi akuntan publik yang independen dan mandiri dengan berbadan hukum yang diputuskan melalui Rapat Umum Anggota Luar Biasa IAI – Kompartemen Akuntan Publik.

Berdirinya Institut Akuntan Publik Indonesia adalah respons terhadap dampak globalisasi, dimana Drs. Ahmadi Hadibroto sebagai Ketua Dewan Pengurus Nasional IAI mengusulkan perluasan keanggotaan IAI selain individu. Hal ini telah diputuskan dalam Kongres IAI X pada tanggal 23 Nopember 2006. Keputusan inilah yang menjadi dasar untuk merubah IAI – Kompartemen Akuntan Publik menjadi asosiasi yang independen yang mampu secara mandiri mengembangkan profesi akuntan publik. IAPI diharapkan dapat memenuhi seluruh persyaratan International Federation of Accountans (IFAC) yang berhubungan dengan profesi dan etika akuntan publik, sekaligus untuk memenuhi persyaratan yang diminta oleh IFAC sebagaimana tercantum dalam Statement of Member Obligation (SMO).

Pada tanggal 4 Juni 2007, secara resmi IAPI diterima sebagai anggota asosiasi yang pertama oleh IAI. Pada tanggal 5 Pebruari 2008, Pemerintah Republik Indonesia melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.01/2008 mengakui IAPI sebagai organisasi profesi akuntan publik yang berwenang melaksanakan ujian sertifikasi akuntan publik, penyusunan dan penerbitan standar profesional dan etika akuntan publik, serta menyelenggarakan program pendidikan berkelanjutan bagi seluruh akuntan publik di Indonesia.

http://www.iapi.or.id/iapi/sejarah_iapi.php

 

E.  IFAC ( International Federation of Accountants )

Federasi Akuntan Internasional (IFAC) adalah organisasi global bagi profesi akuntansi. IFAC memiliki 167 anggota dan asosiasi di 127 negara dan yurisdiksi, yang mewakili lebih dari 2,5 juta akuntan dipekerjakan dalam praktek umum, industri dan perdagangan, pemerintah, dan akademisi. Organisasi, melalui Dewan penetapan standar yang independen, menetapkan standar internasional tentang etika, audit dan jaminan, pendidikan akuntansi, dan akuntansi sektor publik. Hal ini juga mengeluarkan panduan untuk mendorong kinerja berkualitas tinggi dengan akuntan profesional dalam bisnis. Didirikan pada tahun 1977, IFAC merayakan ulang tahun ke 30 pada tahun 2007.

Untuk memastikan kegiatan IFAC dan badan pengaturan independen standar yang didukung oleh IFAC responsif terhadap kepentingan publik, sebuah Public Interest Oversight Board (PIOB) didirikan pada Februari 2005.

IFAC dan anggotanya bekerjasama untuk mengembangkan IFACnet, yang diluncurkan pada tanggal 2 Oktober 2006. IFACnet menyediakan akuntan profesional di seluruh dunia dengan one-stop acces untuk berbagai sumber , termasuk bimbingan praktek yang baik, artikel, dan alat-alat dan teknik.Di antara inisiatif utama IFAC adalah penyelenggaraan Kongres Akuntan Dunia.

1.      Internasional Auditing and Assurance Standards Board

Internasional Auditing and Assurance Standards Board atau IAASB adalah penetapan standar independen yang dibentuk oleh Dewan IFAC untuk mengembangkan Standar Internasional tentang Audit. Standar Internasional tentang Audit meliputi berbagai layanan yang ditawarkan oleh akuntan profesional di seluruh dunia seperti audit, review, jaminan lainnya, kontrol kualitas dan layanan terkait IAASB juga memfasilitasi badan lembaga anggota untuk mengkonvergensi standar nasional mereka dengan Standar Internasional  Audit di IFAC.Tujuan IAASB , mencakup ruang lingkup kegiatan dan keanggotaan yang diatur dalam Acuan Persyaratan . Public Interest Oversight Board mengawasi pekerjaan IAASB.

2.      International Public Sector Accounting Standards Board

IFAC mendirikan atau International Public Sector Accounting Standard Board atau  IPSASB untuk mengembangkan Standar Akuntansi Sektor Publik Internasional (IPSAS). Standar-standar ini didasarkan pada Standar Pelaporan Keuangan Internasional (SAK) yang dikeluarkan oleh IASB dengan modifikasi yang cocok dan relevan untuk akuntansi sektor publik.

3.      International Accounting Education Standards Board

Dewan Internasional Standard Pendidikan Akuntansi atau IAESB didirikan oleh IFAC untuk mengembangkan silabus pedoman  pendidikan yang seragam untuk diadopsi oleh semua anggotanya. Badan akuntansi diperlukan untuk mempertimbangkan standar-standar pendidikan saat merumuskan sistem pendidikan mereka.

4.      International Ethics Standards Board for Accountants

Dewan Internasional Standard Etika Akuntan mengembangkan Kode Etik model Akuntan Profesional yang harus diikuti oleh akuntan profesional di seluruh dunia.

Sumber : http://febby-rizki.blogspot.com/2010/10/profesi-akuntansi-di-luar-negeri.html

www.ifac.org

 

F.  Institute of Internal Auditors

Didirikan pada tahun 1941, The Institute of Internal Auditors (IIA) Melayani anggota di 165 negara.  IIA adalah Penyatuan global  profesi audit internal,pemimpin  advokat , otoritas yang diakui, dan pendidik utama, dengan kantor pusat global di Altamonte Springs, Florida, Amerika Serikat.

Misi  Institute of Internal Auditors adalah untuk memberikan “kepemimpinan yang dinamis” untuk profesi audit internal secara global . Antara lain meliputi :

* Meng advokasi dan mempromosikan nilai yang ditambah oleh audit internal yang pofesinal pada organisasi mereka;
* Memberikan pendidikan profesional yang komprehensif dan pengembangan peluang, standar dan pembinaan praktek profesional lainnya, dan program sertifikasi;
* Meneliti, menyebarkan, dan mempromosikan kepada praktisi dan stakeholder tentang audit internal dan peran yang tepat dalam pengendalian, manajemen risiko tata kelola, dan;
* Mendidik praktisi dan masyarakat lain yang relevan pada praktik terbaik dalam audit internal;
* berbagi informasi dan pengalaman bersama auditor internal dari semua negara

 CIA (Certified Internal Auditor)

CIA (Certified Internal Auditor) adalah Sertifikat profesional utama yang ditawarkan oleh IIA. Penunjukan CIA  Diakui secara global untuk sertifikasi auditor internal dan merupakan standar dengan mana individu dapat menunjukkan kompetensi dan profesionalisme di bidang audit internal.

Kualifikasi CIA dimaksudkan untuk menunjukkan pengetahuan profesional dari profesi audit internal. CIAS diminta untuk mengambil kursus pendidikan berkelanjutan.Banyak saat ini pemegang Setifikat CIA adalah manajer senior   Audit internal, Vice President, Direksi dan Pejabat Eksekutif Kepala Audit di atas perusahaan MNC global yang mengemudi fungsi audit internal di perusahaan masing-masing.

Sertifikasi lain yang diberikan  IIA antara lain :
* Certification in Control Self Assessment (CCSA)

* Certified Government Auditing Professional (CGAP), for Government performance auditing and Government Auditors

* Certified Financial Services Auditor (CFSA)

* Certification in Risk Management Assurance (CRMA)

Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Institute_of_Internal_Auditors

 

G. Institute of Management Accountants

The Institute of Management Accountants (IMA) adalah organisasi profesional yang bermarkas di Montvale, New Jersey, Amerika Serikat. Organisasi ini juga memiliki kantor di Zurich, Swiss, Dubai, UEA, dan Beijing, Cina.

IMA adalah suara kolektif akuntan dan ahli keuangan profesional  di seluruh dunia yang bekerja dalam bisnis, dengan tanggung jawab pekerjaan yang berbeda dari yang ada di akuntan publik. IMA meningkatkan kesadaran akuntansi manajemen, yang mencakup pekerjaan dalam pengambilan keputusan, perencanaan, dan posisi kontrol. Beberapa jabatan umum untuk akuntan manajemen meliputi: Chief Financial Officer (CFO), Bendahara, Wakil Presiden Keuangan, Pengawas, Bendahara, Manajer Keuangan, Auditor Internal, Coporate or Division Planner , Akuntan Biaya, dan Akuntan Staf. Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja AS, ada sekitar 1,3 juta akuntan dan auditor di Amerika Serikat dan lebih banyak lagi di seluruh dunia. IMA memperkirakan bahwa sebagian besar para profesional bekerja dalam sektor bisnis.

Dengan jaringan lebih dari 65.000 profesional, IMA menyediakan sertifikasi, Akuntan Manajemen Bersertifikat (CMA), untuk tangggung jawab manajemen keuangan internal , termasuk perencanaan, penganggaran, pelaporan bisnis, analisis keputusan, dan manajemen risiko. Anggota dapat mencapai pengembangan karir melalui akses ke salah satu dari 200 IMA lokal, komunitas  profesional secaa online , menambah pendidikan dan informasi. IMA melindungi bisnis dan masyarakat dengan memastikan bahwa akuntansi dan keuangan profesional yang secara etika dan memenuhi syarat untuk bekerja dalam bisnis.

Lembaga Sertifikasi Akuntan Manajemen (ICMA), divisi sertifikasi IMA, member penghargaan Akuntan Manajemen Bersertifikat (CMA) sertifikasi. Sertifikasi ujian ini diakui secara global meliputi penguasaan akuntansi lanjutan dan pengetahuan manajemen keuangan di empat bidang: perencanaan keuangan, analisis, kontrol, dan dukungan keputusan. The CMA menilai kompetensi keahlian akuntansi internal-terfokus dan cocok untuk profesional yang bekerja dalam lingkungan besar, kecil, publik serta perusahaan swasta, tidak-untuk organisasi yang berorientasi keuntungan, akademisi, dan pemerintah. Lebih dari 37.000 profesional di Amerika Serikat dan di seluruh dunia telah mendapatkan CMA sejak program ini diperkenalkan pada tahun 1972.

http://en.wikipedia.org/wiki/Institute_of_Management_Accountants

 

H.   IAMI

Merupakan Asosiasi Profesi Akuntan dibawah Ikatan Akuntan Indonesia yang didirikan pada Tanggal 01 April 2008 dengan Akta Notaris Ani Adriani Sukmayantini SH. Sampai saat ini Anggota IAMI lebih kurang lebih 200 orang para akuntan yang pekerjaannya sebagai eksekutif baik diperusahaan Negara, Pemerintah dan Swasta.

  • Visi IAMI adalah menjadi asosiasi profesi terdepan dalam pengembangan pengetahuan dan praktek akuntansi manajemen dan keuangan serta bidang lainnya yang terkait, yang berorientasikan pada etika, tanggung jawab social dan lingkungan.
  • Misi IAMI sebagai berikut :
  1. Memelihara integritas, komitmen, dan kompetensi pada anggota dalam bidang akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, corporate governance, manajemen keuangan dan manajemen keberlanjutan
  2. Mengembangkan pengetahuan praktek manajemen keuangan, akuntansi keuangan, Akuntansi Manajemen, Manajemen keberlanjutan dan
  3. Berpartisipasi aktif di dalam penegakan good governance dan bertanggung jawab Sosial dan lingkungan dalam perspektif nasional dan internasional.

Untuk mencapai tujuan diatas, IAMI menyelenggarakan kegiatan dan usaha-usaha antara lain sebagai berikut :

  1. Penyelenggarakan Ujian Sertifikat Profesi Akuntansi manajemen (CPMA)
  2. Meningkatkan mutu dan kinerja pendidikan profesi berkelanjutan bagi anggota
  3. Mendorong dan memelihara pelaksanaan standar profesi dan kode etik oleh anggota
  4. Mengembangkan pengetahuan baru berkaitan dengan akuntansi

Kegiatan rutin yang telah diselenggarakan oleh IAMI adalah sebagai berikut :

1.Seminar, Lokakarya, dan Forum Ilmiah lainnya
2.Ujian Sertifikasi Profesi Akuntansi Manajemen (CPMA)

http://www.iamiglobal.or.id/

I.    GASB ( Govermental Accounting Standard Board )

Dewan Standard Akuntansi Pemerintahan (GaSb) saat ini adalah sumber dari prinsip akuntansi yang berlaku umum (GAAP) yang digunakan oleh pemerintah Negara dan Daerah di Amerika Serikat. Sebagian besar entitas yang terlibat dalam menciptakan GAAP di Amerika Serikat, itu adalah pribadi, organisasi non-pemerintah.

GaSb dikenakan pengawasan oleh Yayasan Akuntansi Keuangan (FAF), yang memilih para anggota GaSb dan Dewan Standar Akuntansi Keuangan, dan dana kedua organisasi.
Misi dari Dewan Standar Akuntansi Pemerintah adalah untuk membangun dan meningkatkan standar akuntansi pemerintah negara bagian dan lokal dan pelaporan keuangan yang akan menghasilkan informasi yang berguna bagi pengguna laporan keuangan dan panduan serta mendidik masyarakat, termasuk emiten, auditor, dan pengguna laporan keuangan mereka.

GaSb telah mengeluarkan Pernyataan, Interpretasi, Buletin Teknis, dan Laporan Konsep mendefinisikan GAAP untuk pemerintah negara bagian dan lokal sejak tahun 1984. GAAP untuk pemerintah Federal didefinisikan oleh Dewan Penasehat Standar Akuntansi Federal

http://en.wikipedia.org/wiki/Govermental Accounting Standard Board

 

J.   AICPA ( American Institute of Certified Public Accountants )

The American Institute of Certified Public Accountants (AICPA) adalah organisasi terbesar di dunia yang merupakan asosiasi profesi akuntansi, dengan hampir 386.000 anggota di 128 negara dan bepengalaman 125-tahun melayani kepentingan publik. Anggota AICPA mewakili banyak bidang praktek, termasuk bisnis dan industri, praktek umum, pemerintah, pendidikan dan konsultasi.  AICPA menetapkan standar etika untuk profesi dan standar auditing AS untuk audit dari perusahaan swasta, organisasi nirlaba, federal, negara bagian dan pemerintah daerah. Hal ini mengembangkan dan menilai Ujian Uniform CPA dan menawarkan mandat khusus untuk CPA yang berkonsentrasi pada perencanaan keuangan pribadi, penipuan dan forensik, penilaian bisnis, dan teknologi informasi. Melalui usaha patungan dengan Chartered Institute of Management Accountant (CIMA), telah mendirikan Manajemen Chartered Accountant (Global CGMA) penunjukan untuk meningkatkan manajemen akuntansi global.

MISI DAN SEJARAH AICPA

       Didirikan pada tahun 1887, AICPA merupakan profesi CPA nasional mengenai aturan-keputusan dan penetapan standar, dan berfungsi sebagai advokat sebelum badan legislatif, kelompok-kelompok kepentingan publik dan organisasi profesional lainnya. The AICPA mengembangkan standar untuk audit perusahaan swasta dan jasa lainnya oleh CPA, menyediakan materi bimbingan pendidikan kepada anggotanya; mengembangkan dan nilai Ujian Uniform CPA, dan monitor dan melaksanakan sesuai dengan standar profesi teknis dan etika.
• Pendiri AICPA yang didirikan sebagai sebuah profesi dibedakan oleh persyaratan pendidikan yang ketat, standar profesional yang tinggi, kode etik yang ketat profesional, status lisensi dan komitmen untuk melayani kepentingan publik

Kepengurusan AICPA

AICPA terdiri dari kelompok relawan dan staf yang bekerja sama untuk mencapai tujuan Institute. Komite membantu menyajikan kepentingan, kebutuhan dan sikap dari keanggotaan, dan membantu Institute dalam mempertahankan standar yang tinggi dari praktek profesional, mempromosikan kepentingan CPA, melayani sebagai juru bicara profesi, dan memberikan layanan yang tepat kepada anggota.

 

K.   OECD (Oganization for Economic Cooperation and Development )

OECD adalah wadah yang unik di mana pemerintah dari 34 negara demokrasi bekerja bersama untuk mengatasi tantangan-tantangan globalisasi dalam bidang ekonomi, sosial dan lingkungan hidup. OECD juga berada di garis depan dalam upayaupaya untuk memahami dan membantu pemerintahan-pemerintahan dalam menanggapi perkembangan-perkembangan dan persoalan-persoalan baru, seperti tata kelola perusahaan, ekonomi informasi dan tantangan-tantangan dari populasi yang bertambah tua. Organisasi tersebut menyediakan tempat di mana pemerintah-pemerintah dapat membandingkan pengalaman-pengalaman yang berkaitan dengan kebijakan, mencari jawaban-jawaban untuk masalah-masalah bersama, mengidentifikasi praktik yang baik dan berupaya untuk mengkoordinasikan kebijakan-kebijakan dalam negeri dan internasional.

Negara-negara anggota OECD  adalah: Australia, Austria, Belgia, Kanada, Chili, Republik Ceko, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Hongaria, Islandia, Irlandia, Israel, Jepang, Korea, Luksemburg, Meksiko, Negeri Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Polandia, Portugis, Republik  Slowakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Swiss, Turki, Inggris dan Amerika Serikat. Komisi Masyarakat Eropa turut mengambil bagian dalam pekerjaan OECD.

Misi dari Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) adalah untuk mempromosikan kebijakan yang akan meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan sosial masyarakat di seluruh dunia. OECD menyediakan sebuah forum di mana pemerintah dapat bekerja sama untuk berbagi pengalaman dan mencari solusi untuk masalah umum. OECD bekerja dengan pemerintah untuk memahami apa yang mendorong perubahan ekonomi, sosial dan lingkungan. OECD mengukur produktivitas dan arus perdagangan global dan investasi. OECD menganalisa dan membandingkan data untuk memprediksi tren masa depan. OECD juga menetapkan standar internasional pada berbagai hal, dari pertanian dan pajak dengan keselamatan bahan kimia.

OECD juga melihat, isu-isu yang langsung mempengaruhi kehidupan masyarakat , seperti berapa banyak mereka membayar pajak dan jaminan sosial, dan berapa banyak waktu senggang yang mereka dapat ambil. Kami membandingkan bagaimana negara yang berbeda ‘sistem sekolah yang menyiapkan kaum muda mereka untuk kehidupan modern, dan bagaimana negara yang berbeda’ sistem pensiun akan terlihat setelah warga mereka di usia tua.

http://www.oecd.org/daf/competition/toolkit-indonesian-principles-web.pdf

 

L. ISAR (Internasional Standars of Accounting and Reporting)

Salah satu fitur utama dari kerja UNCTAD tentang transparansi perusahaan dan akuntansi adalah melayani Kelompok Kerja Pakar Antarpemerintah tentang Standar Internasional Akuntansi dan Pelaporan (Isar). Didirikan oleh PBB Dewan Ekonomi dan Sosial ( ECOSOC ) tahun 1982, Isar adalah satu-satunya kelompok kerja antar pemerintah yang ditujukan untuk transparansi perusahaan dan isu-isu akuntansi di tingkat korporasi. Isar alamat berbagai masalah dalam akuntansi dan pelaporan perusahaan dengan maksud untuk meningkatkan komparabilitas global dan keandalan laporan perusahaan.

Mandatnya adalah:

  • memberikan kontribusi positif terhadap penetapan standar di tingkat nasional dan regional
  • mengambil tindakan yang tepat untuk menjamin komparabilitas pengungkapan oleh korporasi transnasional
  • tinjauan perkembangan di bidang akuntansi dan pelaporan internasional, termasuk pekerjaan lembaga yang menetapkan standar
  • menetapkan prioritas kerja, dengan mempertimbangkan kebutuhan negara asal dan tuan rumah, khususnya negara-negara berkembang
  • berkonsultasi dengan badan-badan internasional yang dianggap tepat mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan standar internasional akuntansi dan pelaporan, dan menimbulkan pandangan pihak yang berkepentingan
  • mempromosikan peningkatan transparansi dan pengungkapan keuangan dengan mendorong penggunaan akuntansi yang diakui secara internasional dan standar audit dan tata kelola perusahaan yang baik (UNCTAD X, Bangkok, 2000,Rencana Aksi , ayat 122)
  • melaporkan kepada Komisi Perusahaan Transnasional sekarang Komisi Investasi, Teknologi dan Isu Keuangan terkait) pada langkah yang harus diambil dalam mengejar tujuan jangka panjang harmonisasi internasional akuntansi dan pelaporan
  • berfungsi sebagai badan internasional untuk pertimbangan isu-isu akuntansi dan pelaporan jatuh dalam lingkup kerja Komisi dalam rangka meningkatkan ketersediaan dan komparabilitas informasi yang diungkapkan oleh perusahaan-perusahaan transnasional

Isar menyelesaikan mandatnya melalui program terpadu penelitian, dialog antar pemerintah, pembangunan konsensus dan kerjasama teknis

RAPAT TAHUNAN ISAR

Sidang tahunan ISAR merupakan salah satu yang terbesar pertemuan ahli diselenggarakan oleh UNCTAD, dan melayani sebagai titik fokus dalam sistem PBB untuk isu transparansi perusahaan dan akuntansi. Sidang tahunan Isar ini di Palais des Nations di Jenewa teratur menarik ratusan peserta dari sebagian besar negara-negara anggota. Para peserta datang dari berbagai kelompok pemangku kepentingan utama, termasuk:

  • pembuat kebijakan dan regulator;
  • akuntansi organisasi di tingkat nasional, regional dan internasional;
  • industri akuntansi;
  • institusional investor, perusahaan jasa keuangan dan otoritas pasar modal;
  • akademisi, dan
  • masyarakat sipil.

Sesi tahunan Isar adalah forum yang unik dan inklusif untuk mengatasi masalah pelaporan perusahaan dan bertukar pengalaman dari berbagai belahan dunia. Semakin dihargai oleh para pakar internasional tentang akuntansi dan pelaporan, sesi tahunan Isar terus menarik lebih banyak peserta dari lebih banyak negara.

Setiap sesi Isar menghasilkan serangkaian kesimpulan yang disepakati yang memandu pekerjaannya saat ini. Kesimpulan tersebut disepakati dan gambaran dari musyawarah yang terjadi selama sesi, dapat ditemukan dalam laporan akhir setiap sesi.

http://en.wikipedia.org/wiki/international standard of accounting and reporting

 

M.  UNITED NATIONS CONFERENCE ON TRADE AND  DEVELOPMENT (UNCTAD)

Dibentuk pada tahun 1964 melalui resolusi SMU PBB NO. 1995 (XIX), dengan tujuan :

  1. Memajukan perdagangan internasional, khususnya diantara negara-negara yang berbeda tingkat pembangunannya, dengan maksud untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang
  2. Memformulasikan dan melaksanakan prnsip-prinsip dan kebijakan-kebijakan perdagangan internasional dan masalah-masalah pembangunan ekonomi yang terkait
  3. Melakukan pengajian dan memberikan kemudahan bagi pelaksaan koordinasi kegiatan-kegiatan dari lembaga-lembaga lain didalam sistem PBB dibanding perdagangan internasional dan masalah-masalah pembangunan ekonomi yang terkait, serta bekerjasama dengan majelis umum dan dewan ekonomi dan sosial (ECOSOC) PBB sesuai dengan piagam PGG
  4.   Memprakasai  sikap untuk melakukan negosiasi dan penerimaan (adoption) intrumen-instrumen hukum internasional dibanding perdangan internasional
  5. Bertindak sebagai pusat harmonisasi perdagangan kebijakan pembangunan yang terkait dari negara-negara dan kelompok-kelompok ekonomi regiona

Dewasa ini, anggota UNCTAD sebanyak 192 negara. Banyak organisasi antar pemerintah dan non pemerintah berpartisipasi dalam aktivitasnya sebagai peninjau. Sekertariat UNCTAD adalah bagian dari sekertaris PBB

http://en.wikipedia.org/wiki/unctad

 

DAFTAR PUSTAKA

http://jimmy-januar.blogspot.com/2010/11/organisasi-resmi-akuntansi-indonesia.htm

http://www.fasb.org/facts/

http://www.ifrs.org/Pages/default.aspx

http://en.wikipedia.org/wiki/IFRS_Foundation

http://www.iapi.or.id/iapi/sejarah_iapi.php

http://febby-rizki.blogspot.com/2010/10/profesi-akuntansi-di-luar-negeri.html

www.ifac.org.

http://en.wikipedia.org/wiki/Institute_of_Internal_Auditors

http://en.wikipedia.org/wiki/Institute_of_Management_Accountants

http://www.iamiglobal.or.id/

http://en.wikipedia.org/wiki/Govermental Accounting Standard Board

http://www.aicpa.org/Pages/Default.aspx

http://www.oecd.org/daf/competition/toolkit-indonesian-principles-web.pdf

http://en.wikipedia.org/wiki/international standard of accounting and reporting

http://en.wikipedia.org/wiki/unctad

0

Contoh Essay

Ini adalah salah satu tugas tulisan Essay yang pernah saya buat. kurang lebihnya seperti ini 🙂

Dampak Ekonomi Pembangunan Infrastruktur MRT di DKI Jakarta

 

 

ARISTA SEFREEYENI

S1 AKUNTANSI REGULER

  

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

Dampak Ekonomi Pembangunan Infrastruktur MRT di DKI Jakarta

            Salah satu masalah yang paling marak di bicarakan belakangan ini adalah kemacetan di kawasan ibukota DKI Jakarta. Jumlah kendaraan yang telah melewati batas maksimal dan kurangnya lahan ruas jalan mengakibatkan sulitnya mendapatkan arus transportasi yang efisien. Kemacetan juga mengakibatkan polusi udara yang di sebabkan oleh kendaraan bermotor. Oleh sebab itu, pemerintah harus lebih memperhatikan dan menanggapi masalah ini dengan serius. Mungkin salah satunya adalah dengan memberikan solusi transportasi alternative.

Solusi transportasi alternative yang belakangan ini sudah terdengar di kalangan masyarakat adalah pembangunan infrastruktur MRT di DKI Jakarta.

Menurut website MRT Jakarta. MRT adalah singkatan dari Mass Rapid Transit yang secara harafiah berarti angkutan yang dapat mengangkut penumpang dalam jumlah besar secara cepat. Beberapa bentuk dari MRT antara lain:
• Berdasarkan jenis fisik : BRT (Bus Rapid Transit), Light Rail Transit (LRT) yaitu kereta api rel listrik, yang dioperasikan menggunakan kereta (gerbong) pendek seperti monorel dan Heavy Rail Transit yang memiliki kapasitas besar seperti kereta Jabodetabek yang ada saat ini
• Berdasarkan Area Pelayanan : Metro yaitu heavy rail transit dalam kota dan Commuter Rail yang merupakan jenis MRT untuk mengangkut penumpang dari daerah pinggir kota ke dalam kota dan mengantarkannya kembali ke daerah penyangga (sub-urban).
Jenis yang akan dibangun oleh PT MRT Jakarta adalah MRT berbasis rel jenis Heavy Rail Transit.

Namun, apakah ini menguntungkan atau malah merugikan? Di setiap keputusan atau kebijakan yang pemerintah ambil pasti memiliki dampak positif ataupun dampak negative.

Dampak positif dari pembangunan MRT ini adalah mengurangi kemacetan yang pasti menjadi tujuan utama pembangunan ini di rencana kan. Lalu, pembangunan MRT ini  juga akan menciptakan lapangan pekerjaan, karna di perkirakan butuh lebih dari 40.000 sumber daya manusia untuk membangun infrastruktur tersebut. Dan di tegaskan melalui data pelaksaan program Revisi Sistem MRT Jakarta 2005, dampak lingkungan pembentukan MRT akan mengurangi hingga 0,7% dari emisi CO2 total pertahun sekitar 93.663 ton.

Namun, bagaimana dengan dampak negatifnya dan apakah menguntungkan? Tentu membangun sebuah infrastuktur Negara yang terbilang cukup besar akan membutuhkan banyak biaya. Jika di tengok kebelakang, apakah ekonomi Negara ini sudah cukup stabil? Apakah ekonomi di Negara ini sudah bersih dari hutang-hutang luar negeri? Tentu jawabannya, belum. Walaupun maksud pemerintah ingin membangun Negara ini agar lebih baik, tapi ada baiknya pemerintah juga memikirnya kelanjutan nasib Negara ini 5 sampai 10 tahun ke depan.

Menurut ucuy.blogspot.com, Dalam proyeksi awal, dengan perhitungan konservatif, aliran kas keluar APBD diproyeksikan Rp 651 miliar pada tahun ke-1 s.d. 7 masa proyek, Rp 85 miliar per tahun pada tahun ke-8 s.d. 10, Rp 97 miliar per tahun pada tahun ke-11 s.d. 17, dan Rp 12 miliar per tahun pada tahun ke-18 s.d. 40. APBD juga akan menanggung subsidi operasional, yang dalam base scenario diproyeksikan Rp 85 miliar per tahun selama 2015-2025 atau Rp 850 miliar untuk 10 tahun.

Tentu perkiraan dana di atas bukan termasuk dana yang kecil dan sedikit. MRT bukan satu-satunya cara untuk menanggulangi kemacetan. Sebenarnya banyak solusi lain yang lebih ‘menghemat’ istilahnya.

Kita bisa lihat, sarana transportasi sekarang qualitasnya kurang bagus, banyak yang rusak ataupun sudah tidak layak pakai. Dan dengan prinsip ekonomi yang mengatakan, “modal sekecil-kecilnya dan untung sebesar-besarnya” mungkin pemerintah bisa memulai pembenahan dari yang paling kecil. Misalnya, dengan pembetulan infastruktur sarana transportasi yang sudah ada. Solusi ini mungkin akan lebih hemat dari pada pemerintah membuat sarana baru yang biayanya jauh lebih mahal dan memerlukan proses yang lama.

Dengan qualitas transportasi yang sudah ada menjadi lebih baik, maka tidak menutup kemungkinan bahwa masyarakat-masyarakat akan lebih memilih menggunakan sarana transportasi umum ketimbang kendaraan pribadi.

Jika pemerintah tetap memaksakan pembangunan MRT, apakah Negara ini sudah siap terseok-seok dalam masalah ekonomi? Kesimpulannya, Jakarta belum butuh MRT, kita masih bisa membenahi sarana yang sudah ada dan menjaga sarana infrastruktur tersebut.